Brigadir J Sempat Pegang Paha Putri Candrawathi, Benar?

Selasa, 06 Desember 2022 – 13:18 WIB
Brigadir J Sempat Pegang Paha Putri Candrawathi, Benar? - JPNN.com NTB
Putri Candrawathi saat mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (1/11). Foto: Ricardo/JPNN.com

ntb.jpnn.com, JAKARTA - Eks Karo Provos Divpropam Brigjen Polri Benny Ali memberikan keterangan sebagai saksi persidangan kasus pembunuhan berencana Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, di Pengadilan Negeri Jaksel, Selasa (6/12).

Benny Ali kembali menjelaskan, pengakuan Putri Candrawathi saat diperiksa di rumah pribadi Ferdy Sambo, Jalan Saguling, Jakarta Selatan pada 8 Juli 2022.

"Mohon maaf, Ibu. Kira-kira apa yang terjadi, yang ibu alami terkait dengan peristiwa di rumah Duren Tiga?" ujar Benny tentang pertanyaan yang diajukan kepada Putri Candrawathi saat proses pemeriksaan.

Benny Ali mengungkapkan bahwa saat itu Putri Candrawathi dalam keadaan menangis.

"Beliau sampaikan bahwa saat itu beliau baru pulang dari Magelang, pakai celana pendek, istirahat di rumah Duren Tiga, sedang santai-santai. Habis itu nangis lagi," ujar Brigjen Benny.

Brigadir J Pegang Paha Putri Candrawathi Karena Putri menangis, Ferdy Sambo saat itu ikut menceritakan ihwal pemicu peristiwa tembak-menembak antara Bharada Richard Eliezer dan Brigadir Yosua.

"Habis itu saya tanya lagi, bagimana ceritanya? Selanjutnya (menurut Ferdy Sambo) si almarhum Josua itu melaksanakan pelecehan, sehingga beliau (Putri Candrawathi) berteriak, selanjutnya almarhum keluar," ujar Benny bercerita tentang dialognya dengan Ferdy Sambo.

Benny mengatakan, Ferdy Sambo menjelaskan bahwa almarhum Brigadir J memegang paha Putri Candrawathi.

Kepada Benny Ali, Ferdy Sambo menyebut Brigadir J sempat memegang bagian tubuh Putri Candrawathi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News