DAK di NTB Penuh Kejanggalan, Ini Uraiannya

Selasa, 19 Juli 2022 – 09:08 WIB
DAK di NTB Penuh Kejanggalan, Ini Uraiannya - JPNN.com NTB
Aliran DAK di NTB banyak mengundang pertanyaan. Ilustrasi. dok.JPNN.com

ntb.jpnn.com, MATARAM - Bagaimana sebenarnya aliran dana dari pemerintah pusat yang yang jumlahnya tak sedikit itu?

Pemerintah pusat telah mengalokasikan dana sebesar Rp 190 miliar di 2022 ini untuk pendidikan di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Hanya saja, program fisik dari Dana Alokasi Khusus (DAK) masih menjadi persoalan lantaran dinilai janggal.

Salah seorang advokat sekaligus aktivis Yuza mengatakan, terdapat kejanggalan terhadap keputusan yang diambil Kepala Dinas Dikbud NTB terkait DAK untuk program fisik.

Dia menilai, untuk seluruh sekolah di wilayah ini menggunakan sistem swakelola tipe 1 sehingga menjadi kontroversi yang menarik perhatian kalangan masyarakat di Provinsi NTB.

"Sistem itu melanggar juklak dan juknis pelaksanaan DAK tahun 2022 yang tertuang dalam Permendikbud nomor 3 tahun 2022 pasal 8 ayat 1 dan ayat 3," katanya kepada GenPi.co NTB Senin (18/7).

Seharusnya, tegas Yuza, Kepala Disdikbud NTB bijak dalam mengambil keputusan karena di sana tertuang ada 3 cara.

"Ada sistem swakelola tipe 1, swakelola tipe 2 dan sistem swakelola tipe 3," ujarnya.

Alokasi DAK di NTB penuh dengan kejanggalan, berikut uraian selengkapnya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News