Akhirnya, Pabrik Pengolahan Beras Modern Beroperasi Tahun Depan

Kamis, 01 Desember 2022 – 10:43 WIB
Akhirnya, Pabrik Pengolahan Beras Modern Beroperasi Tahun Depan - JPNN.com NTB
Seorang karyawati Perum Bulog NTB mengecek kondisi mesin pabrik pengolahan beras modern (MRMP), di Kabupaten Sumbawa. ANTARA/Awaludin

ntb.jpnn.com, MATARAM - Perum Bulog NTB memastikan pabrik pengolahan beras modern di Kabupaten Sumbawa dan pengeringan jagung di Kabupaten Dompu beroperasi pada awal 2023.

Saat ini, pembangunannya sudah mencapai 99 persen dan segera dilakukan uji coba.

Pimpinan Wilayah Bulog NTB Abdul Muis Sayyed Ali menyebutkan, pabrik pengolahan beras modern atau modern rice milling plant (MRMP) senilai Rp 130 miliar tersebut dibangun di Kecamatan Lape, Sumbawa, dan corn drying center (CDC) atau pusat pengeringan jagung senilai Rp 90 miliar di Desa Nusajaya,  Manggelewa, Dompu.

"CDC memang ada penundaan, rencananya uji coba 17 November 2022, berhubung karena ada alat yang harus ditunggu datang dari Amerika Serikat, sehingga kemungkinan awal 2023. Begitu juga MRMP di Sumbawa," katanya.

Seharusnya, tahun ini keduanya sudah bisa beroperasi, namun karena ada pertimbangan teknis dari kontraktor, akhirnya Bulog menunggu kepastian uji coba.

Ia mengatakan untuk pabrik pengolahan beras atau rice to rice (RTR) senilai Rp 13 miliar yang dibangun di Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, sudah beroperasi selama satu tahun.

Abdul menjelaskan, tujuan pembangunan ketiga pabrik pengolahan hasil pertanian tersebut adalah untuk memperkuat ketahanan pangan dan mengoptimalkan penyerapan gabah atau beras serta jagung hasil produksi petani di NTB, yang relatif melimpah setiap tahun.

Beras yang sudah diolah akan dijual melalui program operasi pasar dalam rangka ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan.

Bulog NTB akan mengoperasikan pabrik pengolahan beras modern awal tahun 2023

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News