Kendala Beli Minyak Goreng dengan PeduliLindungi: Pedagang di Mataram Tak Pakai Android

Rabu, 29 Juni 2022 – 13:30 WIB
Kendala Beli Minyak Goreng dengan PeduliLindungi: Pedagang di Mataram Tak Pakai Android - JPNN.com NTB
Ilustrasi - Pekerja mengemas minyak goreng curah. (Dok ANTARA)

"Harapannya, setelah sosialisasi dan uji coba pembelian minyak goreng curah dengan aplikasi PeduliLindungi atau NIK selama dua minggu ini, ke depan bisa diterapkan permanen di sejumlah pasar tradisional," katanya.

Menurutnya, kebijakan pembelian minyak goreng curah dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau NIK diuat untuk membatasi pembelian, antisipasi penyelewengan minyak, serta pengendalian harga karena hingga saat ini harga minyak goreng curah di pasar tradisional rata-rata masih di atas Rp 18.000 per kilogram.

"Karena itu, pembelian minyak goreng curah dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau NIK, bisa sesuai HET, lebih terkontrol dan tepat sasaran dengan maksimal pembelian 10 kilogram," katanya. (antara/ket/jpnn)

Kendala membeli minyak goreng dengan aplikasi PeduliLindungi di Mataram: pedagang tak pakai ponsel Android

Redaktur & Reporter : Ni Ketut Efrata Fransiska

Facebook JPNN.com NTB Twitter JPNN.com NTB Pinterest JPNN.com NTB Linkedin JPNN.com NTB Flipboard JPNN.com NTB Line JPNN.com NTB JPNN.com NTB

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia