Permohonan Maaf & Ayat Injil dari Ferdy Sambo, Reza: Tak Usah Risau

Kamis, 26 Januari 2023 – 11:27 WIB
Permohonan Maaf & Ayat Injil dari Ferdy Sambo, Reza: Tak Usah Risau - JPNN.com NTB
Ferdy Sambo. Foto: Ricardo/JPNN.com

ntb.jpnn.com, JAKARTA SELATAN - Pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel menyampaikan sejumlah poin penting dalam nota pembelaan pribadi (allocution) Ferdy Sambo (FS) dalam sidang perkara pembunuhan berencana terhadap Nofriyansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Yang dinantikan dari nota pembelaan pribadi terdakwa, menurut Reza, adalah ekspresi akuntabilitas, perasaan bersalah, dan permintaan maaf.

"Serta kesungguhan untuk bertanggung jawab," kata Reza Indragiri melalui keterangan tertulis yang diterima JPNN.com, Rabu (25/1).

Reza lantas mencatat hal-hal penting tentang alur allocution yang disampaikan Ferdy Sambo, sebagai berikut:

1. Mengecam publik yang telah menghakimi dirinya

2. Menggambarkan dampak sikap publik terhadap dirinya dan keluarganya

3. Membingkai pemerkosaan oleh Brigadir Yosua sebagai titik awal peristiwa

4. Menekankan itikadnya untuk menolong Y dan menyelamatkan Bharada Rizhard Eliezer (RE) alias Bharada E

Berdasarkan analisis pakar psikologi forensik Reza Indragiri, pembelaan Ferdy Sambo fatal
Facebook JPNN.com NTB Twitter JPNN.com NTB Pinterest JPNN.com NTB Linkedin JPNN.com NTB Flipboard JPNN.com NTB Line JPNN.com NTB JPNN.com NTB

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia