Naik Haji 2023 Makin Mahal, Ini Peruntukannya

Jumat, 20 Januari 2023 – 06:43 WIB
Naik Haji 2023 Makin Mahal, Ini Peruntukannya - JPNN.com NTB
Ibadah haji. Ilustrasi: ANTARA FOTO/Saudi Press Agency/Handout via REUTERS/pras/cfo

ntb.jpnn.com - Usulan BPIH untuk tahun 2023 ini mengalami kenaikan.

Kemenag mengusulkan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1444 H/2023 M rerata sebesar Rp 69.193.733,60.

Jumlah ini adalah 70 persen dari usulan rerata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang mencapai Rp 98.893.909,11.

Dibanding tahun sebelumnya, usulan ini naik sebesar Rp 514.888,02.

Namun, secara komposisi, ada perubahan signifikan antara komponen Bipih yang harus menutupi jemaah dan komponen yang anggarannya dikontrol dari nilai manfaat (optimalisasi).

"BPIH 2022 sebesar Rp 98.379.021,09 dengan komposisi Bipih sebesar Rp 39.886.009,00 (40,54 persen) dan nilai manfaat (optimalisasi) sebesar Rp 58.493.012,09 (59,46 persen)," terang Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas  dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR, Kamis (19/1).

Sementara itu, usulan Kemenag untuk BPIH 2023 sebesar Rp 98.893.909,11 dengan komposisi Bipih sebesar Rp 69.193.734,00 (70 persen) dan nilai manfaat (optimalisasi) sebesar Rp 29.700.175,11 (30 persen).

Komponen yang dibebankan langsung kepada jemaah, digunakan untuk membayar:

Biaya untuk naik haji tahun ini makin mahal, Menag Yaqut beri penjelasan lengkap dan detail

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News