Sandiaga Uno Dukung Kereta Gantung di Rinjani

Rabu, 28 Desember 2022 – 23:10 WIB
Sandiaga Uno Dukung Kereta Gantung di Rinjani - JPNN.com NTB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam Jumpa Pers Akhir Tahun (JPAT) di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (26/12/2022). ANTARA/HO-Kemenparekraf

ntb.jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyatakan pihaknya akan mendorong rencana pembangunan kereta gantung (cable car) di Rinjani, NTB dan Puncak di Jawa Barat.

“Kereta gantung ini dapat menjadi alternatif transportasi yang ramah lingkungan, khususnya untuk Puncak karena kemacetan di Puncak ini sudah sangat luar biasa,” katanya saat Jumpa Pers Akhir Tahun (JPAT) dalam keterangan resmi, Rabu (28/12).

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek disebut telah melakukan kajian awal dan memberikan rekomendasi anggaran kereta otomatis dan kereta gantung itu sebesar Rp 7,3 triliun.

Namun, Pemerintah Daerah Bogor masih menilai dan mengkaji anggaran tersebut.

Sandiaga menyatakan bahwa investor dari Arab Saudi tertarik menanamkan investasi dalam pengembangan kereta gantung di Puncak pasca kunjungan kerja Menparekraf ke negara itu beberapa waktu yang lalu.

“Tentu kami mendorong agar percepatan persiapan dari kereta gantung ini bisa diwujudkan bukan hanya di Bogor, tapi juga di beberapa destinasi wisata lainnya," katanya.

Kunjungan Menparekraf ke Arab Saudi dilakukan saat sela-sela kegiatan bursa pariwisata World Travel Market (WTM) 2022 di London, Inggris, Selasa (8/11).

Salah satu topik pembicaraan yang mencuat berkaitan dengan upaya pembangunan kereta gantung yang akan menghubungkan beberapa destinasi wisata di Puncak.

Sandiaga Uno menyatakan dukungannya dalam pengembangan kereta gantung di Rinjani
Facebook JPNN.com NTB Twitter JPNN.com NTB Pinterest JPNN.com NTB Linkedin JPNN.com NTB Flipboard JPNN.com NTB Line JPNN.com NTB JPNN.com NTB

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia