Nelayan Hilang di Lombok Utara, Tim SAR Hentikan Pencarian

Korban menolak dan lebih memilih melanjutkan aktivitasnya.
Akhirnya, korban ditinggal dengan kondisi sampan dan mesin masih normal.
"Karena tidak kunjung kembali, nelayan setempat melakukan pencarian ke lokasi terakhir korban terlihat, namun tidak sampai ke lokasi akibat cuaca buruk," katanya.
Kemudian dilaporkan ke pihak berwenang untuk membantu pencarian.
Tim SAR gabungan, lanjut Nanang, sempat menerima laporan dari Kepala Dusun Krepuk, Desa Sukadana, bahwa perahu milik korban ditemukan oleh nelayan setempat di sekitar perairan Gili Lawang, Desa Takalok, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur.
Setelah sebelumnya mengerahkan tim Rescue Pos Siaga SAR Bangsal, Kantor SAR Mataram kembali menerjunkan tim Rescue Pos SAR Kayangan untuk mengecek kebenaran informasi tersebut.
"Setelah dicek, memang benar itu perahu milik korban, ditemukan sekitar 22 nautical mile dari bibir pantai," katanya.
Selanjutnya, Pos SAR Kayangan bersama unsur terkait melakukan pencarian di sekitar penemuan perahu korban menggunakan rigit inflatable boat.
Tim SAR memutuskan untuk menghentikan pencarian nelayan yang hilang di Lombok Utara sejak tujuh hari lalu
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News