Stop Diksriminasi terhadap Kaum Difabel! Wagub NTB: Kita Harus Bangga

Kamis, 22 September 2022 – 22:29 WIB
Stop Diksriminasi terhadap Kaum Difabel! Wagub NTB: Kita Harus Bangga - JPNN.com NTB
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj Sitti Rohmi Djalilah. (ANTARA/Pemprov NTB).

ntb.jpnn.com, LOMBOK BARAT - Wagub Nusa Tenggara Barat Hj Sitti Rohmi Djalilah mengingatkan masyarakat untuk berhenti melakukan tindak diskriminasi terhadap kaum disabilitas.

"Bisa jadi anak-anak berkebutuhan khusus memiliki kemampuan yang lebih daripada manusia yang normal," kata Wagub NTB saat menghadiri peresmian Amani Eco School yang berlangsung di Dusun Ketapang, Desa Gegerung, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, Kamis (22/9).

Maka dari itu pihaknya ingin perlakuan diskriminasi terhadap semua kalangan disabilitas dihentikan.

"Justru kita harus bangga, kasih tempat, berikan dukungan supaya mereka juga berdaya," lanjutnya.

Ia menyampaikan, ada 28.652 orang dengan berbagai jenis disabilitas di NTB.

Oleh karena itu pemerintah terus berupaya memberikan kesempatan berupa pelatihan, seperti pelatihan pijat, pelatihan keterampilan menjahit, bengkel dan lain sebagainya.

Saat ini saja di NTB tersebar 44 Sekolah Luar Biasa (SLB), di antaranya berada di Kota Mataram tiga sekolah, Lombok Barat tiga sekolah, Lombok Tengah empat sekolah, Lombok Timur enam sekolah, Lombok Utara dua sekolah, Sumbawa dua sekolah, Sumbawa Barat satu sekolah, Dompu enam sekolah, Kota Bima lima sekolah dan Bima sebanyak 12 sekolah.

"Apabila nantinya anak-anak kita lulus SLB, dia bisa mendapatkan pekerjaan, bahkan kalau di Pemprov sudah menerima di instansi vertikal juga anak-anak di sana. Saudara-saudara kita yang disabilitas kalau memang sesuai dengan keahlian yang mereka punya, sehingga ini yang harus terus menerus kita dukung untuk menggerakkan ini sehingga kita berjuang bersama-sama untuk perempuan, anak-anak dan disabilitas," terangnya.

Wagub Nusa Tenggara Barat Hj Sitti Rohmi Djalilah dengan tegas meminta masyarakat untuk menghentikan diskriminasi terhadap kaum dengan disabilitas

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News