Bebas Sampah di NTB, Ada Andil Si Lalat Hitam

Minggu, 18 September 2022 – 16:00 WIB
Bebas Sampah di NTB, Ada Andil Si Lalat Hitam - JPNN.com NTB
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Sitti Rohmi Djalilah. (ANTARA/Pemprov NTB)

ntb.jpnn.com, MATARAM - Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB) mendukung rencana peluncuran agro edu wisata berbasis pengolahan sampah melalui budidaya Black Soldier Fly (BSF) atau lalat tentara hitam.

"Kami pastinya akan selalu mendukung program ramah lingkungan," kata Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/9).

Ia mengatakan, koordinasi terkait permasalahan sampah ini perlu diperkuat dan disinergikan dengan berbagai pihak agar tidak jalan sendiri-sendiri.

Hal ini dilakukan untuk menyongsong NTB yang bebas permasalahan sampah, khususnya permasalahan sampah organik di hilir

"Pemerintah Provinsi (Pemprov NTB) mendukung penuh program yang semakin menguatkan ikhtiar zero waste atau bebas sampah di NTB," ujarnya.

Peluncuran agro edu wisata berbasis pengolahan sampah melalui budidaya lalat hitam ini direncanakan pada Oktober 2022. Kegiatan ini dilakukan Universitas Bakrie bekerjasama dengan Dompet Dhuafa.

Penggunaan lalat hitam dengan memanfaatkan limbah organik sebagai sumber makanan mulai banyak dibudidayakan di NTB.

Kegiatan ini implementasi dari pelaksanaan program Maching Fun Kedaireka Kemendikbudristek 2022 di NTB melalui pengembangan program "Integrasi Zero Waste dan Agrowisata Dalam Pertanian Berkelanjutan Melalui Budidaya Larva BSF.

Pemprov NTB memberikan dukungan penuh dalam peluncuran agro edu wisata berbasis BSF

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News