FABA, Limbah PLTU untuk Bangun 1.806 Masjid di NTB, Dibagikan Gratis!

ntb.jpnn.com, LOMBOK TENGAH - Sebanyak 1.806 masjid dan mushalla telah dibantu PLN melalui pengelolaan Fly Ash Bottom Ash (FABA).
Faba merupakan limbah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang bisa digunakan untuk bahan pembangunan.
Manager Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Lombok Nyoman Satriyadi Rai mengatakan, pemanfaatan Faba sebagai bahan pembangunan masjid dan mushalla bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) NTB.
"Kami terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk mengoptimalkan pemanfaatan Faba. Salah satunya dengan menggandeng DMI NTB melalui pelaksanaan 'workshop' pemanfaatan Faba," katanya, Minggu (5/6).
Ia mengatakan, pihaknya berkolaborasi dengan PT Indonesia Power UJP Jeranjang, sudah menggelar "workshop" di Masjid Ushuluddin, Kabupaten Lombok Tengah.
Kegiatan tersebut diikuti oleh takmir masjid dan perwakilan dari 12 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Lombok Tengah.
Rai menjelaskan tujuan "workshop" tersebut agar masyarakat dapat melihat langsung hasil dari pemanfaatan Faba yang merupakan partikel halus (berupa abu) sisa hasil pembakaran batubara PLTU.
"Dengan melihat langsung hasil pemanfaatan FABA, harapannya masyarakat akan semakin banyak yang tertarik untuk menggunakannya," ujarnya.
FABA, limbah PLTU telah digunakan untuk membangun 1.806 masjid di NTB, dibagikan gratis kepada yang berminat!
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News