Pemkot Mataram Beli Penyapu Jalan Seharga Rp 1,9 Miliar, Penasaran Rupanya?

Ia mengatakan, selain memiliki kapasitas menampung sampah sebanyak dua ton, mesin penyapu jalan itu juga secara otomatis menjadi alat pres.
Sampah yang dihasilkan tidak dibuang ke TPA Kebon Kongok, melainkan ke TPS 3R atau pusat pengolahan sampah.
"Dengan mesin ini, kita sudah melakukan pemilahan sampah secara otomatis, sebab sampah yang di sapu di jalan rata-rata sampah organik," terangnya.
Sementara, menyinggung tentang SDM yang akan mengoperasionalkan mesin penyapu jalan itu, Kemal mengatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengirim petugas DLH yang akan dilatih untuk mengoperasionalkan mesin tersebut agar bisa mengoperasionalkan alat tersebut secara profesional.
"Kirim satu orang saja dulu, nanti kalau sudah bisa barulah dia mengajar petugas lainnya di sini," katanya.
Melihat ruas jalan protokol di Mataram, idealnya pemkot memiliki empat penyapu jalan yang dapat dimanfaatkan untuk jalan protokol Lingkar Utara, tengah satu, tengah dua, dan Lingkar Selatan. (antara/ket/jpnn)
Pemkot Mataram telah membeli mesin penyapu jalan seharga Rp 1,9 miliar, penasaran bagaimana rupanya?
Redaktur & Reporter : Ketut Efrata
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News