Maling Motor, Mantan Security Asal Pujut Terancam 7 Tahun Penjara
ntb.jpnn.com, MATARAM - Mantan security berinisial SD (28) warga Dusun Sunggaling, Desa Bangket Parak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, NTB mendekam di dalam penjara.
SD ditangkap tim Puma Polresta Mataram karena mencuri sepeda motor milik mahasiswi asal NTT.
Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa mengatakan, pihaknya menangkap pelaku pada Senin (5/9) di Desa Beleka, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah.
"Saat itu pelaku hendak melakukan transaksi jual beli sepeda motor hasil curian," kata Mustofa, Senin (19/9).
Dihadapkan wartawan, SD mengaku baru pertama kali melakukan aksi pencuri tersebut.
Namun, hal tersebut tampak mustahil bagi Mustofa, lantaran SD sudah mahir mencuri motor dengan menggunakan kunci T.
"Nggak mungkin pertama kali, soalnya dia (pelaku) pakai kunci T," sebut Mustofa.
Atas aksinya itu, pelaku dikenakan Pasal 363 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun penjara.
Mantan security asal Pujut, Lombok Tengah ini mencuri motor karena terhimpit masalah ekonomi, ia kini terancam hukuman 7 tahun penjara
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News