2.000 Pekerja Pariwisata di Lombok di NTB Tersertifikasi, Sandiaga Uno: Kebutuhan Terpenuhi

Senin, 14 November 2022 – 18:28 WIB
2.000 Pekerja Pariwisata di Lombok di NTB Tersertifikasi, Sandiaga Uno: Kebutuhan Terpenuhi - JPNN.com NTB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat menghadiri kegiatan "Sertifikasi Kompetensi SDM Pariwisata Bidang Pemanduan Wisataā€¯ di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (13/11/2022). ANTARA/HO-Kemenparekraf

ntb.jpnn.com, LOMBOK - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyebutkan, ada 2.000 pekerja di Lombok, NTB, telah tersertifikasi kompetensi pariwisata berstandar nasional hingga ASEAN selama 2022.

"Untuk Lombok, tahun 2022, target sertifikasi adalah menyasar 2.300 pekerja pariwisata dan pada 2023 ada 3.900 pekerja pariwisata,” ujar Sandiaga Uno saat menghadiri kegiatan Sertifikasi Kompetensi SDM Pariwisata Bidang Pemanduan Wisatadi Lombok, NTB, dikutip dari keterangan resminya di Jakarta, Minggu (13/11).

Dengan begitu, maka akan dapat memenuhi kebutuhan industri dan dunia usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang membutuhkan tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing.

Dua ribu pekerja itu terdiri atas bidang hotel, restoran, pemandu wisata, serta biro perjalanan wisata dan spa.

Untuk memenuhi target tersebut, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyelenggarakan kegiatan "Sertifikasi Kompetensi SDM Pariwisata Bidang Pemanduan Wisata" bekerja sama dengan LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) Cakra Wisata Indonesia, industri, asosiasi, dan Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Program Kemenparekraf yang dihadirkan mencakup upskilling (peningkatan kompetensi), reskilling (penguatan kompetensi), dan new skilling (penambahan kompetensi baru) agar sumber daya manusia pariwisata dan juga ekonomi kreatif unggul, kompeten, dan berdaya saing.

"Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada program kegiatan sertifikasi kompetensi sumber daya manusia pariwisata bidang pemanduan wisata yang hari ini dilakukan di Kota Mataram. Ini merupakan program pembangunan pariwisata terintegrasi dan berkelanjutan atau Indonesia Tourism Development Project dengan semangat inovasi, adaptasi, dan kolaborasi," katanya.

Kegiatan sertifikasi kompetensi SDM pariwisata dilangsungkan di enam destinasi pariwisata prioritas, yaitu Danau Toba di Sumatera Utara; Wakatobi di Sulawesi Tenggara; Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur; Lombok di NTB; Borobudur-Yogyakarta-Prambanan di Yogyakarta dan Jawa Tengah; serta Bromo-Tengger-Semeru di Jawa Timur.

Sandiaga menyebutkan sebanyak 2.000 pekerja pariwisata di Lombok NTB telah tersertifikasi, sedikit lagi penuhi target

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia