Pemprov NTB Pakai QRIS, Targetnya Tak Main-main
![Pemprov NTB Pakai QRIS, Targetnya Tak Main-main - JPNN.com NTB](https://cloud.jpnn.com/photo/ntb/news/normal/2022/07/19/kepala-perwakilan-bank-indonesia-provinsi-nusa-tenggara-bara-hbk6.jpg)
ntb.jpnn.com, MATARAM - Pemprov Nusa Tenggara Barat tidak mau ketinggalan dalam perubahan teknologi dan informasi.
Pemprov NTB mulai menerapkan model pembayaran pajak kendaraan bermotor secara nontunai dengan menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Perubahan ini dilakukan sebagai langkah adaptasi pelayanan dengan gaya hidup masyarakat era digital.
"Perubahan juga menjadi tantangan agar masyarakat menerima cara baru dengan baik. Seperti saat era kertas berganti, lambat laun masyarakat akan mengerti kemudahan dan keuntungannya," kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah.
Menurut dia, pembayaran pajak kendaraan bermotor secara nontunai pakai QRIS nantinya juga akan mengubah kebiasaan masyarakat sehingga tujuan perubahan akan terwujud.
Gubernur NTB yang akrab disapa Doktor Zul itu juga mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh jajaran Bappenda NTB dalam menghimpun pajak kendaraan bermotor menggunakan QRIS.
"Saya rasa Bappenda, Samsat NTB, Bank Indonesia serta Bank NTB Syariah merupakan salah satu yang terdepan dalam menyambut era baru dari yang tadinya berbasis kertas menjadi optimalisasi dengan cara digitalisasi seperti ini," ujarnya.
Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB Heru Saptaji mengatakan selain sebagai gaya hidup di era digitalisasi untuk kenyamanan, kemudahan dan kecepatan pelayanan, aplikasi digital juga dimaksudkan agar data ekonomi dapat dikelola dengan baik.
Di era digital ini, Pemprov NTB tak ketinggalan memaakai sistem pembayaran nontunia melalui QRIS, targetnya tinggi
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News