Sedih, Mahasiswa Mataram yang Menjadi Tersangka Belum Dijenguk Rekan Aksinya

Senin, 19 September 2022 – 21:21 WIB
Sedih, Mahasiswa Mataram yang Menjadi Tersangka Belum Dijenguk Rekan Aksinya - JPNN.com NTB
Mahasiswa yang membawa sajam jenis Belati asal kampus swasta di Kota Mataram diancam 10 tahun penjara, Senin (19/9). Foto: Edi Suryansyah/Jpnn.com

ntb.jpnn.com, MATARAM - Seorang mahasiswa di Kota Mataram yang menjadi tersangka oleh kepolisian mengaku sedih lantaran tak pernah dibesuk temannya sejak mendekam di sel tahanan.

Mahasiswa dengan inisial I (19) ini ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polresta Mataram lantaran kedapatan membawa senjata tajam (sajam) saat melakukan aksi demo untuk menolak kenaikan harga BBM bersubsidi.

Tersangka I mengaku belum pernah dijenguk temannya. 

Ia merupakan mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

I, saat ditemui awak media mengatakan, mengaku belum pernah ditemui oleh rekannya yang ikut bersama dalam aksi, pada Kamis (8/9) lalu. 

"Cuma ada teman kos yang jenguk," kata I, Senin (19/9). 

Selain rekannya saat aksi, orang tuanyapun belum datang menemuinya, meski telah mendengar bahwa ia ditahan.

"Orang tua juga belum sempat ke sini," sebutnya. 

Seorang mahasiswa yang ditetapkan menjadi tersangka hingga kini belum pernah dijenguk rekan aksinya sejak berada di tahanan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News