Jelang MXGP, Sumbawa Barat Masih Rawan Rabies

Kamis, 21 April 2022 – 21:32 WIB
Jelang MXGP, Sumbawa Barat Masih Rawan Rabies  - JPNN.com NTB
Anjing yang terkena rabies diberikan vaksin. Ilustrasi. Foto: Humas Kementan

ntb.jpnn.com, SUMBAWA BARAT - Kementan menetapkan kondisi rabies di Kabupaten Sumbawa Barat sebagai kejadian luar biasa (KLB).

Sumbawa Barat merupakan kabupaten ketiga di NTB yang ditetapkan sebagai KLB, setelah pada Kabupaten Sumbawa dan Dompu pada 2019.

Kepala Perwakilan FAO di Indonesia dan Timor Leste Rajendra Aryal menyatakan, pihaknya berkomitmen untuk bekerja sama erat dengan Kementan, Kemenkes dan pemerintah daerah untuk memberikan dukungan diperlukan demi pengendalian rabies di Indonesia.

Rabies merupakan penyakit mematikan yang dapat merugikan masyarakat desa dan pelaku pertanian.

"Oleh karena itu, kita semua perlu bertindak cepat untuk mengendalikannya," katanya.

FAO telah bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia dalam pengendalian rabies di berbagai provinsi sejak Tahun 2011 melalui peningkatan kesadaran masyarakat, peningkatan kapasitas petugas, manajemen populasi anjing serta penyediaan vaksin dan sistem informasi dengan menggunakan pendekatan one health, yakni kolaborasi antara kesehatan hewan, manusia dan lingkungan.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB Khairul Arifin berterima kasih atas dukungan Kementan, Kemenkes dan FAO dalam kegiatan ini.

"Kami berharap kegiatan pengendalian rabies ini dapat mendukung tercapainya Sumbawa bebas rabies sekaligus menyukseskan acara MXGP. Hal ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumbawa," katanya. (antara/ket/jpnn)

Menjelang perhelatan MXGP pada Juni mendatang, wilayah Sumbawa Barat masih rawan rabies

Redaktur & Reporter : Ni Ketut Efrata Fransiska

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News