Target Pajak Lombok Tengah Rp 11 Miliar, Pemkab Tempuh Cara Cepat
Kepala Bappenda Lombok Tengah Jalaludin mengatakan kegiatan gebyar pajak ini lebih mengedepankan kesadaran para ASN untuk bisa memberikan contoh bagi masyarakat dalam membayar pajak. Karena para ASN sebagai pelayan masyarakat harus menjadi penggerak dalam gerakan taat bayar pajak.
"Kami ingin mengajak ASN dan masyarakat taat bayar pajak," katanya.
Dari data sementara, sebanyak 312 ASN di Lombok Tengah yang belum membayar pajak PBB, karena berbagai persoalan di lapangan. Salah satu contoh, ada ASN yang telah menjual tanahnya, namun pihak pembeli belum melakukan pergantian hak milik, sehingga di SPPT nama ASN tersebut yang keluar.
"Ada ASN yang telah melakukan bagi waris tanahnya, namun belum dipecah sertifikat, sehingga namanya tetap terdata di SPPT," katanya. (antara/ket/jpnn)
Untuk mempercepat pencapaian realisasi PAD, Pemkab Lombok Tengah mengadakan gebuyar
Redaktur & Reporter : Ketut Efrata
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News