Kekeringan Melanda, Ratusan Warga di Lombok Tengah Krisis Air Bersih

Rozi mengatakan, bahwa dari 26, ada 20 susun yang mengalami krisis air bersih.
"Kekeringan ini sudah dari dulu, kalau kami mau ambil air, harus minta ke orang yang punya sumur bor," ungkapnya, Selasa (16/8).
Untuk mendapatkan air bersih, warga sehari-hari harus menggunakan jerigen ukuran 50 liter dan mengngkutnya dengan sepeda motor.
Warga berharap pemerintah segera mencarikan solusi atas permasalahan itu, mengingat air adalah kebutuhan sehari-hari.
"Setiap hari sudah kami begini. Mudah-mudahan ada solusi dari pemerintah," harapnya.
Kepala Desa Ganti, H. Acih, menyampaikan bahwa saat ini warga masih mengandalkan bantuan air dari pemerintah daerah.
Pemerintah juga sudah membangun sumur bor dan penampung air untuk memenuhi kebutuhan warga.
Dia sadari bahwa kekeringan yang melanda desanya itu terjadi setiap tahun dan sampai hari ini belum ada solusi.
Setiap kali memasuki musim kemarau, warga selalu mengalami kesulitan air bersih
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News