Jajanan Anak Sekolah Tentukan Masa Depan Bangsa, Simak Ucapan Wagub NTB

Rabu, 13 Juli 2022 – 12:52 WIB
Jajanan Anak Sekolah Tentukan Masa Depan Bangsa, Simak Ucapan Wagub NTB - JPNN.com NTB
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj Sitti Rohmi Djalilah saat menerima audiensi dari Classroom of Hope terkait dengan update Progress Eco Block dan program kolaborasi dengan Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI) di Pendopo Wagub NTB, Kamis (7/4/2022). (ANTARA/Pemprov NTB) (1)

ntb.jpnn.com, MATARAM - Kesehatan anak bisa ditingkatkan dengan memperhatikan jajanan di sekolah.

Oleh karena itu, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Sitti Rohmi Djalillah menyebutkan perlunya standardisasi jajanan anak sekolah.

"Bicara kesehatan untuk para pelajar, anak-anak NTB banyak yang anemia, rata-rata nggak sarapan, makan di sekolah, sehingga diharapkan kualitas jajanan sekolah di NTB dapat terstandardisasi dengan baik," ujarnya saat menerima audiensi Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Mataram, Selasa (12/7).

Menurut Wagub Rohmi, anak sekolah masih mengalami masa pertumbuhan dan perkembangan, sehingga membutuhkan konsumsi pangan yang cukup dengan gizi seimbang.

Penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecukupan energi dan protein untuk anak umur 7-12 tahun berkisar antara 71,6-89,1 persen dan antara 85,1–137,4 persen.

Data menunjukkan, bahwa 44,4 persen dan 30,6 persen anak mengonsumsi energi dan protein di bawah angka kecukupan minimal (Riskesdas, 2010).

Untuk itu, ia mengimbau BPOM dapat bersinergi dengan seluruh pihak terkait agar dapat mengawasi jajanan sekolah.

"Harus dilakukannya kerja sama untuk bisa merumuskan pengawasan jajanan anak sekolah dari TK sampai SMA/SMK dan SLB se - NTB," kata Wagub NTB.

Jajanan yang dikonsumsi anak di sekolah turut menentukan masa depan bangsa, simak ucapan lengkap Wagub NTB
Facebook JPNN.com NTB Twitter JPNN.com NTB Pinterest JPNN.com NTB Linkedin JPNN.com NTB Flipboard JPNN.com NTB Line JPNN.com NTB JPNN.com NTB

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia