LPDB Berikan Pembiayaan Rp 3 Miliar untuk Koperasi Syariah di NTB, Peruntukkannya Diawasi Ketat
ntb.jpnn.com, LOMBOK TIMUR - Koperasi Syariah Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Al-Hidayah di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat mendapat bantuan berupa pembiayaan dana bergulir.
Bantuan yang sebesar Rp 3 miliar tersebut diterima dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.
Kerja sama tersebut telah ditandatangani oleh Direktur Pembiayaan Syariah LPDB Ari Permana, dan Ketua Pengawas Koperasi Syariah BMT Al-Hidayah Lalu Taufik Mulyajati, di Desa Kotaraja, Lombok Timur.
"Untuk BMT Al-Hidayah ini adalah yang pertama di NTB, mendapat pembiayaan dari LPDB dengan plafon senilai Rp 3 miliar," kata Direktur Pembiayaan Syariah LPDB Ari Permana, Jumat (8/7).
Ia mengatakan, pihaknya memberikan pembiayaan dana bergulir tersebut karena melihat BMT Al-Hidayah memenuhi persyaratan sesuai dengan regulasi, yakni dari sisi kelembagaan, manajemen, tata kelola bisnis, dan tingkat kesehatan.
Selain itu, tingkat pembiayaan bermasalah masih di bawah lima persen.
"LPDB memiliki persyaratan yang cukup ketat terhadap tingkat kesehatan koperasi sehingga koperasi yang mendapatkan dana bergulir adalah koperasi yang sudah sehat," ujarnya.
Ari menyebutkan, pembiayaan dana bergulir sebesar Rp 3 miliar tersebut dikembalikan dalam jangka waktu tiga tahun dengan margin setara empat persen per tahun.
LPDB memberikan bantuan berupa pembiayaan Rp 3 miliar untuk koperasi Syariah di NTB, peruntukkannya sebagai berikut
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News