Waspada Penyebaran Hoaks, Kapolres Lombok Timur Sebut 4 Strategi

Rabu, 14 September 2022 – 09:53 WIB
Waspada Penyebaran Hoaks, Kapolres Lombok Timur Sebut 4 Strategi - JPNN.com NTB
Grup band Wali dalam acara Festival Literasi Digital di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (9/9/2022). (ANTARA/HO/Kemkominfo)

ntb.jpnn.com, LOMBOK TIMUR - Kapolres Lombok Timur AKBP Hery Indra Cahyono meminta masyarakat agar hati-hati dalam mengonsumsi sebuah informasi.

Pihaknya juga mengingatkan masyarakat untuk mengecek kembali sumber berita dan media, sebelum membagikannya di media sosial.

Demikian diharapkannya untuk mengurangi penyebaran berita bohong atau hoaks.

Ada empat strategi untuk menekan hoaks, yakni cermati, cek, cari dan cepat.

"Cermati kesinambungan judul dan isi, cek sumber media dan aktualitasnya, cari perbandingan berita, cepat klarifikasi sumber berita dan laporan," kata Hery dalam Festival Literasi Digital di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Dalam pernyataan persnya, AKBP Hery menjelaskan bahwa faktor utama penyebab mudahnya penyebaran hoaks di Indonesia adalah adanya kecenderungan masyarakat yang kurang bertanggungjawab dalam bermedia sosial.

Selain itu, masyarakat juga ingin menjadi orang pertama dalam menyebarkan berita.

"Ada empat aspek terkait hoaks. Yakni, aspek ekonomi: memanfaatkan jumlah follower untuk mendapatkan keuntungan. Lalu aspek ideologi, menolak ideologi orang lain. Dilanjut provokasi: penikmat kericuhan akibat berita hoaks; dan sekadar lelucon, baik itu candaan atau kritik," katanya.

Kapolres Lombok Timur AKBP Hery Indra Cahyono mengimbau agar masyarakat berhati-hati dalam memilih informasi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News