Harga Telur di Mataram Turun Drastis, Penyebabnya Kegiatan Ini

Senin, 12 September 2022 – 17:44 WIB
Harga Telur di Mataram Turun Drastis, Penyebabnya Kegiatan Ini - JPNN.com NTB
Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) Dinas Perdagangan Kota Mataram Sri Wahyunida. (Foto: ANTARA/Nirkomala)

ntb.jpnn.com, MATARAM - Harga telur di sejumlah pasar tradisional di Kota Mataram mengalami penurunan signifikan.

Dinas Perdagangan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menyebutkan, harga telur kini Rp 48.000 per 30 butir, yang sebelumnya mencapai Rp 60.000.

Kabid Pengendalian Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram Sri Wahyunida mengatakan, hasil survei harga hari ini (12/9) tercatat harga telur ukuran paling besar Rp 52.000 per 30 butir.

"Untuk ukuran kecil dan sedang harganya Rp 48.000 hingga Rp 49.000 per 30 butir," katanya.

Menurutnya, penurunan harga telur dipicu beberapa faktor diantaranya karena permintaan sudah mulai normal dan digencarkan kegiatan operasi pasar murah (OPM) telur di empat pasar tradisional bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI).

Empat pasar tradisional yang menjadi lokasi kegiatan OPM adalah Pasar Mandalika, Kebon Roek, Pagesangan, dan Pasar Sindu bahkan dijadwalkan hingga 31 September 2022.

Harga telur di OPM jauh di bawah harga pasar yang mencapai 2.000 per butir atau Rp 60.000 per 30 butir.

Sedangkan di OP harga telur dengan ukuran kecil Rp 50.000 per 30 butir, sementara ukuran besar Rp 52.000 per 30 butir.

Harga telur di Mataram mengalami penurunan drastis, pemicunya adalah kegiatan ini

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News