Joki Cilik Jadi Polemik, Ketua Komisi Pacuan Kuda NTB Berkomentar Tegas

Senin, 25 Juli 2022 – 13:32 WIB
Joki Cilik Jadi Polemik, Ketua Komisi Pacuan Kuda NTB Berkomentar Tegas - JPNN.com NTB
Sejumlah pihak mempersoalkan adanya Joki Cilik dalam arena pacuan kuda, hal ini dianggap sebagai bentuk eksplotasi.(Wawan/GenPi.co NTB)

Muliono menegaskan, jika joki dewasa digunakan menunggangi kuda kecil maka tentu tidak akan sesuai.

"Jika harus dipaksakan untuk tidak menggunakan joki kecil sama saja artinya tidak memperbolehkan pacuan kuda di NTB," ujarnya.

Di sisi lain, NTB merupakan penghasil ternak kuda yang cukup besar di Indonesia ini.

Lantas, semua harus diperhatikan juga bagaimana nasib para peternak.

"Apalagi di NTB ini kita sama-sama mengetahui bahwa kudanya kecil-kecil. Seperti kuda di Pulau Sumbawa," terangnya.

Disampaikan juga bahwa joki cilik tidak ada yang dipaksakan.

Mereka memiliki bakat dan sudah terlatih. Bahkan, orang tuanya pun mendukung.

"Sebenarnya ini bukan masuk eksploitasi. Joki cilik ini lebih kepada hobi. Pemilik kuda juga tidak membayar, hanya memberikan hadiah kepada joki cilik," jelasnya.

Terkait dengan Joki Cilik yang menjadi polemik belakangan ini, Ketua Komisi Pacuan Kuda NTB punya komentar berbeda
Facebook JPNN.com NTB Twitter JPNN.com NTB Pinterest JPNN.com NTB Linkedin JPNN.com NTB Flipboard JPNN.com NTB Line JPNN.com NTB JPNN.com NTB

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia