PMK Tak Terbendung, Dispertanak Lombok Tengah Mulai Pengobatan

Senin, 20 Juni 2022 – 16:49 WIB
PMK Tak Terbendung, Dispertanak Lombok Tengah Mulai Pengobatan - JPNN.com NTB
Ternak sapi milik warga yang terkena wabah PMK di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) (ANTARA/Akhyar)

ntb.jpnn.com, LOMBOK TENGAH - Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) masih belum mereda di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Oleh karena itu, Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Lombok Tengah mulai melakukan pengobatan gratis.

"Hari ini, kami melaksanakan pengobatan massal di Desa Sepakek dan Sintung, Kecamatan Peringgerata," kata Kepala Dispertanak Lombok Tengah, Lalu Taufikurahman, Senin (20/6).

Pengobatan secara gratis tahap pertama ini difokuskan di wilayah yang populasi penyebaran wabah PMK masih tinggi, seperti Desa Sepakek dan Sintung.

"Target pelayanan hari ini sebanyak 500 ekor," katanya.

Adapun target penyuntikan Dispertanak Lombok Tengah mencapai 2.800 sapi.

Biaya pengobatan ini, lanjut dia, berasal dari bantuan tidak terduga (BTT) sebesar Rp 70 juta.

Penyebaran wabah PMK menjelang Hari Raya Iduladha di Lombok Tengah saat ini terus meningkat. 

Wabah PMK di Lombok Tengah tak terbendung, Dispertanak mulai lakukan pengobatan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News