H-5 WSBK 2022, Okupansi Hotel di Mandalika Masih Rendah

Minggu, 06 November 2022 – 16:02 WIB
H-5 WSBK 2022, Okupansi Hotel di Mandalika Masih Rendah - JPNN.com NTB
Sekertatis Mandalika Hotels Association (MHA) Rata Wijaya saat ditemui Jpnn.com belum lama ini di Pantai Kuta Mandalika. Foto Edi Suryansyah/Jpnn.com

ntb.jpnn.com, MANDALIKA - Okupansi hotel menjelang penyelenggaraan World Superbike (WSBK) 2022 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB masih rendah. 

Hal itu diungkapkan Sekertaris Mandalika Hotels Association (MHA) Rata Wijaya saat dihubungi JPNN via WhatsApp, Minggu (6/11). 

"Event tinggal menghitung hari saja, tetapi hotel masih sepi," kata Rata. 

Menurut Rata, dari 65 jumlah hotel dan villa yang tergabung di MHA, hanya 50 persen saja yang telah dipastikan terisi. 

Bahkan angka tersebut sejak beberapa bulan yang lalu, artinya, kata Rata, sampai H-5 ajang WSBK ini belum ada peningkatan yang terjadi. 

"Hanya sebagian yang sudah full boking seperti hotel-hotel partner saja, namun yang lain masih sepi," kata Rata. 

Untuk hotel yang akan terisi saat ini, lanjut Rata, hanya akan gunakan sebagai tempat menginap para kru, rider, dan official. 

"Kalau bokingan dari penonton masih sepi," ujarnya. 

Rendahnya okupansi hotel tersebut dilandasi dengan beberapa faktor, salah satunya yaitu mahalnya harga tiket pesawat ke Lombok. 

Terlebih waktu penyelenggaraan saat ini tidak berselang lama dengan MotoGP di Sepang di Kuala Lumpur, Malaysia. 

"Kalau orang dari Jakarta itu lebih baik menonton ke Malaysia yang lebih murah tiketnya," imbuhnya. 

Selain itu, Rata juga menyebutkan jika harga hotel di Kawasan Mandalika saat ini terbilang masih terjangkau, karena hanya mengalami kenaikan beberapa persen dari harga normal.

"Masih banyak yang jual dengan harga normal, numun tetap masih rendah (bookingan)," jelasnya

Tidak berhenti sampai di sana, Rata juga menyoroti minimnya gerakan dari pelaku industri pariwisata yang masih jalan sendiri, tidak ada yang menjual tour and travel sepaket dengan hotel. 

"Tidak bisa saling menyalahkan, kemungkinan hanya kurang komunikasi saja," sebut Rata. 

Manager Hotel Tunak Cottage tersebut juga menyarankan jika sampai dengan last minutes belum terlihat secara signifikan seperti penjualan tiket, ia menyarankan agar pemerintah bisa menggratiskan tiket untuk masyarakat dengan syarat tertentu.(mcr38/jpnn)


Dari 65 jumlah hotel dan vila yang tergabung di MHA, hanya setengahnya yang dipastikan telah terisi

Redaktur : Ketut Efrata
Reporter : Edi Suryansyah

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia