10 Kasus PMK Baru, Distan Mataram Semprot Kandang Sapi, Besar-besaran

ntb.jpnn.com, MATARAM - Petugas melakukan penyemprotan kandang sapi milik peternak untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).
Dinas Pertanian Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, melakukan penyemprotan cairan disinfektan secara besar-besaran.
"Setiap hari, tim kami berkeliling ke kandang kumpul milik peternak dan melakukan penyemprotan disinfektan secara masif," kata Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kota Mataram H Mutawalli, Selasa (24/5).
Penyemprotan disinfektan dilakukan setelah ditemukannya 10 kasus sapi yang dinyatakan positif terjangkit PMK pada Sabtu (22/5) lalu.
Dari 10 sapi yang terjangkit PMK tersebut, sembilan berada di peternak di Gontoran Kecamatan Sandubaya.
Sedangkan, satu sisanya ada di Kelurahan Pagutan.
Sapi-sapi yang terjangkit PMK ini masih diisolasi.
Selama masa isolasi, sapi-sapi tersebut tetap diawasi diberikan vaksin, vitamin, dan diambil sampel darahnya untuk cek laboratorium memastikan kesembuhannya.
Ditemukan 10 kasus baru sapi positif PMK, Distan Kota Mataram melakukan penyemprotan kandang kumpul, secara besar-besaran
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News