Potensi Gelombang Tinggi hingga Sumbawa, BMKG: Mohon Waspada

Selasa, 27 September 2022 – 09:53 WIB
Potensi Gelombang Tinggi hingga Sumbawa, BMKG: Mohon Waspada - JPNN.com NTB
BMKG memperingatkan masyarakat untuk wasapa soal potensi gelombang tinggi. Ilustrasi. Sultan Amanda/JPNN.com

ntb.jpnn.com, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau agar masyarakat waspada terhadap potensi gelombang tinggi mulai dari Samudra Hindia Barat Kepulauan Mentawai hingga Sumbawa.

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," ujar Kepala Pusat Meteorologi Maritim, BMKG, Eko Prasetyo, Selasa (27/9).

Ia mengemukakan, salah satu adanya penyebab gelombang tinggi itu, yakni pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Timur-Selatan dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur-Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Banten-Jawa Barat, Samudra Hindia Selatan Banten, perairan Kepulauan Anambas-Kepulauan Natuna, Laut Natuna Utara dan perairan utara Kepulauan Talaud.

Kondisi itu, kata Eko Prasetyo, menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi di kisaran 4 hingga 6 meter terjadi di Samudra Hindia Barat Kepulauan Mentawai-Lampung, perairan Enggano-barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Jawa, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, Samudra Hindia Selatan Jawa-Sumbawa.

Untuk gelombang di kisaran lebih rendah 2,5 hingga 4 meter berpeluang terjadi di perairan utara Aceh, perairan barat Aceh-Kepulauan Mentawai, perairan Bengkulu, Samudra Hindia Barat Aceh-Kepulauan Nias, Teluk Lampung bagian selatan, perairan selatan Bali-Pulau Sumba, Selat Sumba bagian barat, Selat Sape bagian selatan, Samudra Hindia Selatan Pulau Sumba, Laut Natuna Utara.

Selanjutnya, gelombang setinggi 1,25-2,5 meter di perairan timur Simeulue, perairan selatan Flores, perairan Pulau Sawu-Rote-Kupang, Laut Sawu, Samudra Hindia Selatan Sawu, Samudra Hindia Selatan Rote-Kupang, perairan Kepulauan Natuna, Laut Natuna, Laut Jawa bagian timur.

Kemudian, Laut Bali-Selat Lombok bagian utara, Selat Makassar bagian selatan, Laut Maluku bagian utara, perairan Kepulauan Talaud, perairan utara Papua, Samudra Pasifik Utara Papua, Laut Arafuru bagian timur.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada akan gelombang tinggi di Kepulauan Mentawai hingga Sumbawa

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News