Kasus PMK di NTB Naik, Kini Capai 6.527

Sabtu, 28 Mei 2022 – 05:43 WIB
Kasus PMK di NTB Naik, Kini Capai 6.527 - JPNN.com NTB
Ilustrasi. Ternak sapi di Nusa Tenggara Barat yang terkena wabah PMK. (ANTARA/Akhyar)

ntb.jpnn.com - Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) kian meningkat.

Kin, jumlah kasusnya menembus angka 6.527 ekor pada sapi dan kambing.

"Rinciannya, 4.151 ekor masih sakit, 2.324 ekor sembuh dan 52 ekor dipotong paksa," kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) NTB, drh Khairul Akbar melalui sambungan telepon, Jumat (27/5).

Penyebaran kasus PMK pada ternak ini merata terjadi di lima kabupaten dan kota di Pulau Lombok.

Sedangkan, untuk Pulau Sumbawa masih nihil.

Jumlah kasus terbanyak ditemukan di Kabupaten Lombok Timur dengan 3.834 ekor, terdiri dari 2.160 ekor masih sakit, 1.625 ekor sudah sembuh dan 49 ekor potong paksa.

Selanjutnya, di Lombok Tengah dengan 1.489 ekor, dengan rincian 789 ekor masih sakit, 699 ekor sudah sembuh, dan satu ekor potong paksa.

Kemudian, Kabupaten Lombok Barat dengan 1.144 ekor, terdiri dari 1.142 ekor masih sakit, sembuh belum ada, dan dua ekor potong paksa.

Jumlah kasus sebaran PMK di wilayah NTB kian meningkat, kini mencapai angka 6.527

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News