Tolong! Hampir 6.000 Ternak Terjangkit PMK di Lombok Tengah, Obat Hewan Masih Langka

Senin, 13 Juni 2022 – 14:43 WIB
Tolong! Hampir 6.000 Ternak Terjangkit PMK di Lombok Tengah, Obat Hewan Masih Langka - JPNN.com NTB
Ternak sapi milik warga yang terkena wabah PMK di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) (ANTARA/Akhyar)

ntb.jpnn.com, LOMBOK TENGAH - Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) belum bisa diatasi sepenuhnya, lantaran terjadi kelangkaan obat ternak.

Kelangkaan obat ini dialami Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Kabupaten Lombok Tengah.

"Obat tenak yang kami beli itu masih langka, sekarang sulit didapatkan," kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Lombok Tengah Lalu Taufikurahman, Senin (13/6).

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya telah melakukan pembelian obat ke luar daerah dan sampai saat ini masih dalam proses.

Saat obat tersedia, pihaknya akan langsung melakukan pelayanan kepada masyarakat secara gratis.

"Pemerintah daerah telah memberikan anggaran Rp 70 juta untuk penanganan wabah PMK dari dana tak terduga," katanya.

Dalam pelayanan wabah PMK tersebut, memang masyarakat diminta menggunakan dana swadaya secara kelompok, sehingga pihaknya hanya bisa memberikan pelayanan dari segi petugas.

"Untuk sementara memang pelayanan dilakukan secara swadaya," katanya.

Tolong! Hampir 6.000 ternak terjangkit wabah PMK di Lombok Tengah, obat hewan masih langka jelang Iduladha ini
Facebook JPNN.com NTB Twitter JPNN.com NTB Pinterest JPNN.com NTB Linkedin JPNN.com NTB Flipboard JPNN.com NTB Line JPNN.com NTB JPNN.com NTB

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia