Memprihatinkan, Musik Tradisional Suku Sasak Cilokaq Nyaris Punah

Jumat, 20 Mei 2022 – 15:29 WIB
Memprihatinkan, Musik Tradisional Suku Sasak Cilokaq Nyaris Punah - JPNN.com NTB
Penampilan musik Cilokaq Lombok di IMEX 2022 di Ubud, Bali. ANTARA/HO-Dokumentasi pribadi

ntb.jpnn.com, MATARAM - Minimnya minat anak muda mempelajari musik tradisional juga terjadi di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Akibatnya, Cilokaq sebagai musik tradisional Suku Sasak, mulai dirasakan sekarat.

Cilokaq adalah kesenian musik yang merupakan gabungan instrumen petik, gesek, dan tiup.

"Musik ini mulai dipinggirkan. Untuk itu salah satu cara agar Cilokaq ini diketahui masyarakat adalah dengan cara mengekspos di media," kata Muhammad Nazarudin Munir, pelaku musik tradisional Cilokaq, Kamis (19/5).

Demikian disampaikannya dalam acara Diskusi Halaman Belakang Kantor ANTARA NTB dengan tema "Musika Hibrida, Denting Dawai Penting Kini, Music Cilokaq ala Zero to Heroes & Friends.

Dari segi popularitas sendiri, katanya, keberadaan musik pesaing Cilokaq seperti Kecimol yang saat ini lebih populer di Pulau Lombok.

"Itu, menjadi tantangan tersendiri bagi grup musik Cilokaq," katanya.

Kata ‘Kecimon’ atau ‘Kecimol’ adalah singkatan dari Kesenian Cilokaq Modern.

Sungguh memprihatinkan, musik tradisional Suku Sasak Cilokaq keberadaannya kini dinyatakan sekarat

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com NTB di Google News